Bagaimana Cara Berkomunikasi Antara Guru dan Orang Tua
Ada satu masalah klasik yang sering dihadapi banyak sekolah, yaitu orangtua.
Ya, sekolah adalah lembaga jasa yang konsumennya adalah Orangtua dan Anak didik.
Apa masalah yang sering dihadapi dengan orangtua?
Masalah visi dalam mendidik Anak. Visi adalah arah dan tujuan kemana anak mau dibawa, mau diarahkan dengan pola dan standar yang ada disekolah. Dan proses ini bisa berhasil ataupun gagal karena visi tidak dipahami dengan baik.
Beberapa Orang tua beranggapan “beres, yang penting sekolah yang atur”, sedangkan sekolah “anak disini Cuma 6-8 jam, kami butuh orang tua untuk bantu setelah pulang dari sekolah”.
Maksud keduanya baik, yang satu percaya dengan sekolah, yang sekolah berusaha bekerja dengan maksimal agar hasil optimal. Tapi, seringkali orang tua punya kesibukan dan prioritas lain selain menunggu laporan tentang anak dari sekolah, mereka perlu bekerja dan sekolah tidak lagi murah. Dan banyak sekali hal-hal yang harus dipenuhi dari sisi keuangan keluarga tentunya... oh iya, belum lagi les tambahan ini dan itu. Ini yang baru di bahas adalah masalah visi sekolah, belum masalah yang lain.
Sekolah saat ini dan pola kehidupan anak di sekolah memiliki tantangan dan keunikan tersendiri yang berbeda dari jaman sebelumnya. Bukan sekolah tidak mau repot dalam mendidik anak, tapi ada keterbatasan waktu dalam menanamkan nilai, visi serta budaya dalam kehidupan anak, sebab anak di sekolah rata-rata hanya 6-7 jam.
Bagaimana berkomunikasi dengan Orangtua?
Ya, sekolah adalah lembaga jasa yang konsumennya adalah Orangtua dan Anak didik.
Apa masalah yang sering dihadapi dengan orangtua?
Masalah visi dalam mendidik Anak. Visi adalah arah dan tujuan kemana anak mau dibawa, mau diarahkan dengan pola dan standar yang ada disekolah. Dan proses ini bisa berhasil ataupun gagal karena visi tidak dipahami dengan baik.
Beberapa Orang tua beranggapan “beres, yang penting sekolah yang atur”, sedangkan sekolah “anak disini Cuma 6-8 jam, kami butuh orang tua untuk bantu setelah pulang dari sekolah”.
Maksud keduanya baik, yang satu percaya dengan sekolah, yang sekolah berusaha bekerja dengan maksimal agar hasil optimal. Tapi, seringkali orang tua punya kesibukan dan prioritas lain selain menunggu laporan tentang anak dari sekolah, mereka perlu bekerja dan sekolah tidak lagi murah. Dan banyak sekali hal-hal yang harus dipenuhi dari sisi keuangan keluarga tentunya... oh iya, belum lagi les tambahan ini dan itu. Ini yang baru di bahas adalah masalah visi sekolah, belum masalah yang lain.
Sekolah saat ini dan pola kehidupan anak di sekolah memiliki tantangan dan keunikan tersendiri yang berbeda dari jaman sebelumnya. Bukan sekolah tidak mau repot dalam mendidik anak, tapi ada keterbatasan waktu dalam menanamkan nilai, visi serta budaya dalam kehidupan anak, sebab anak di sekolah rata-rata hanya 6-7 jam.
Bagaimana berkomunikasi dengan Orangtua?

Komentar
Posting Komentar